Rombongan Wisata Kapal Pesiar National Geographic Orion Kunjungi Pulau Natuna

Kapal Pesiar National Geographic Orion mengunjungi Kabupaten Natuna tepatnya objek wisata pantai Pulau Senua. Kapal membawa penumpang berjumlah 103 orang, terdiri atas turis dari Amerika dan Australia. Pelayaran yang meraka lakukan adalah Lindblad Expeditoins. Mayoritas penumpang kapal yang sudah berusia diatas 50 tahun. Pada tahun 2011 kapal pesiar ini juga pernah datang ke Pulau Senua dan Pulau Tiga.Aktivitas yang mereka lakukan di Pulau Senua adalah snorkeling dan mengelilingi pasir putihnya.

Sepuluh hari sebelum mereka ingin datang, pihak kapal melakukan konfirmasi ke Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna lewat e-mail. Mereka memberitahukan bahwa mereka akan ke Pulau Natuna dan akan sampai pada tanggal 20 September 2014. Perjalan diawali dari Singapore. Meraka akan sampai pada jam 06.00 WIB dan berangkat kembali pada jam 15.00 WIB menuju perjalanan selanjutnya ke Kucing dan terakhir ke Bali.

Ketika seluruh penumpang kapal sudah berada di daratan Pulau Senua, kesenian lokal dan makanan khas disuguhkan. Ada beberapa kesenian lokal yang dipertunjukkan, seperti Tarian Persembahan Makan Sirih sebagai ucapan selamat datang dan kesenian lokal permainan Alu. Dalam kesempatan itu juga, ada sedikit sambutan yang disampaian langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna Drs.H. Syamsul Hilal, beliau menyampaikan letak geografis Pulau Senua yang merupakan pulau terluar bagian utara Indonesia dan legenda Pulau Senua yang konon katanya berasal dari perempuan hamil yang sombong. Mereka juga mengatakan bahwa Pulau Natuna sangat indah dan mereka akan datang kembali pada tanggal 6 Oktober 2014 nanti. **

National Geographic Orion cruise ship visited Senua island beach tourism object in Natuna regency. The ship passengers were 103 peoples; consist of American, UK, European and Australian tourist. It was a Lindblad Expedition. The majority of ship passengers were senior citizen. This cruise ship has come to Senua and Tiga island in 2011. They snorkeled and took a walk by the white sand beaches.

The ship confirmed to Natuna Regency Tourism Office by e-mail ten days before they would have come. They informed their arrival on September 20, 2014 at 06.00 AM and started the trip from Singapore. They would depart at 03.00 PM on the same day then continue to Borneo and would be end at Bali.

They were welcomed by local arts and snacks. There were three local arts being performed such as Makan Sirih tribute dance as a welcome dance, Pencak Silat and art of alu (pestle). On that opportunity, the Head of Natuna Tourism Board, Drs. H. Syamsul Hilal presented and explained the geographical location of Senua island which is one of the outermost and northern part island of Indonesia and also told the legend of Senua island, it was said that Senua island form was derive from a smug pregnant woman. They were impressed by the Natuna hospitality and beauty. The ship will back on October 6, 2014. **