Pj. Sekda Natuna Buka Pelatihan Pemandu Wisata Alam.
Pemasangan tanda peserta pelatihan oleh Pj. Sekda Natuna, Boy Wijanarko.

Ranai – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Natuna melaksanakan kegiatan Pelatihan Pemandu Wisata Alam (Balawista/Lifegurad). Diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan indonesia Raya dan pemasangan tanda peserta oleh Pj. Sekda Natuna. Sebelum materi disampaikan peserta dan undangan diminta untuk foto bersama. Selanjutnya seluruh tamu undangan dan peserta yang hadir wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Seperti memakai masker, mencuci tangan, menggunakan sanitizer dan memeriksa suhu tubuh.

Peserta Pelatihan Pemandu Wisata Alam (Balawista/Lifeguard).

Pelatihan ini dibuka oleh Pj. Sekda Natuna Boy Wijanarko. Tujuan dari kegiatan ini untuk melatih pemandu wisata di Natuna agar lebih profesional dalam memberikan kemananan dan keselamatan kepada wisatawan. Mengingat Natuna sebagian besar merupakan lautan sehingga wisata baharinya sangat indah dan menarik. Dengan potensi wisata bahari yang cukup menarik tersebut, berbagai aktivitas dilakukan oleh wisatawan seperti snorkeling, diving, berenang, berperahu dan lainnya. Maka dari itu setiap pemandu wisata harus mampu memberikan pertolongan dasar kepada wisatawan jika dalam keadaan darurat.

Pj. Sekda Natuna, Boy Wijanarko menyampaikan sambutan sekaligus membuka pelatihan secara resmi.

Dalam sambutannya Pj. Sekda Natuna menyampaikan,” Wisata bahari merupakan wisata yang mengandalkan daya tarik alami lingkungan pesisir dan lautan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kegiatan wisata bahari secara langsung berupa kegiatan diving, snorkling, berenang, berperahu dan lainnya. Sedangkan secara tidak langsung seperti kegiatan olahraga pantai, piknik menikmati indah pantai dan sebagainya”.

Dalam kesempatan yang sama beliau juga menyampaikan bahwa sektor pariwisata merupakan program prioritas pembangunan di Natuna. “Sektor pariwisata merupakan salah satu program prioritas pembangunan daerah. Pariwisata diharapkan mampu memberikan kontirbusi bagi pendapatan asli daerah. Untuk mewujudkan pembangunan tersebut harus adanya keselarasan antara pemerintah, masyarakat dan pelaku usaha pariwisata”, ucapnya.

Pelaksanaan prokes Covid-19 kepada peserta pelatihan.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari, mulai tanggal 29 Juni – 1 Juli 2021. Lokasi pelaksanaan pelatihan di Hotel Tren Central dan Pantai Teluk Selahang. Hari pertama dan kedua materi teori sedangakan untuk hari ketiga kegiatan dilapangan yang akan dilaksanakan di Pantai Teluk Selahang. Peserta yang mengikuti pelatihan  berjumlah 40 orang dan sasaran utamanya adalah masyarakat yang terlibat dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Natuna.

Ketua HPI Cabang Kepri, Abdi Natagor Hasoloan.

Narasumbernya terdiri atas Ketua Himpunan Pariwisata Indonesia(HPI), Basarnas dan TNI Angkatan Laut. Dengan dilaksanakannya pelatihan pemandu wisata balawista (lifeguard) ini diharapkan dapat menjadikan pariwisata Natuna menjadi lebih baik dengan menghadirkan pemandu – pemandu wisata  yang handal khususnya dalam melakukan pengawasan, pemantauan dan penjagaan kepada para pengunjung /wisatawan yang sedang melakukan kegiatan wisata tirta maupun wisata bahari secara preventif maupun refresif.

Diri kiri ke kanan: Ketua HPI cabang Kepri (Abdi Natagor Hasoloan), Pj. Sekda Natuna (Boy Wijanarko) dan Sekretaris Disparbud Natuna (Supardi).
Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Disparbud Natuna, Lanal Ranai, Ka. Basarnas, BP Geopark Natuna, Dinas Perikanan, Dinas Perhubungan, Disnaker dan Ketua HPI Kepri. (DT)