Menulusuri Wisata Milenial Pulau Karang Aji Di Natuna

Pulau Karang Aji sudah tidak asing lagi bagi warga Serasan. Merupakan sebuah objek wisata yang sangat popular bagi mereka. Air lautnya yang jernih serta pantainya yang mengelilingi pulau tersebut senantiasa memberi pengalaman yang mengesankan. Bagi warga Serasan, terutama generasi milenial Pulau Karang Aji selalu dikunjungi ketika weekend, baik anak-anak, remaja maupun yang sudah dewasa.

Terpantau dari tagar #karangajisiland di insatgram, wajah-wajah milenial lebih dominan mengisi hasil hastag tersebut.

Spot foto di Pulau Karang Aji

Disana mereka melakukan berbagai aktivitas, seperti mandi air laut, bermain dipantai bersama keluarga dan teman tercinta serta tidak lupa mengabadikannya dengan kamera ponsel canggih mereka.

Layang-Layang Natuna di Pulau Karang Aji

Perjalanannyapun tidak membosankan untuk berkunjung ke Karang Aji, hanya sekitar 30 menit melakukan penyeberangan dengan perahu tradisional(pompong) dari dermaga utama Pulau Serasan. Letak  pulau ini juga tepat berada didepan Pelabuhan tersebut, bak bertatap muka kata orang Melayu.

Perjalanan ke Pulau Karang Aji

Saat ini Pulau Karang Aji sudah mulai dibangun oleh investor dalam negeri. Mereka akan menjadikan Karang Aji sebagai destinasi wisata berkelas internasional. Dimana tersedianya atraksi dan akomodasi. Promosi digitalpun sudah mulai dilakukan. Seperti membuat content foto dan video yang semenarik mungkin di sekitar lokasi Karang Aji untuk posting ke dunia digital/internet.

Selanjutnya, beberapa spot foto juga sudah tersedia disana. Sebagai icon dan ciri khas pulau tersebut. Ketika wisatawan berfoto disalah satu spot tersebut, maka mayoritas orang-orang akan mengenal bahwa itu adalah spot di Karang Aji. Akan ada kesan tersendiri jika wisatawan sudah menginjakkan kaki disana.

Spot foto di Pulau Karang Aji

Hamparan pasir putih, pohon kelapa yang berdiri tegak dan air laut yang jernih. Menikmati mandi air laut yang bersih adalah impian bagi setiap wisatawan. Pulau Karang Aji memiliki potensi pariwisata yang sangat bagus untuk dikembangkan.

Didukung dengan akses transportasinya yang sangat dekat dengan Kalimantan dan Kucing. Ini merupakan  peluang yang sangat memungkinkan Karang Aji akan menarik perhatian pengunjung, baik wisatawan domestik maupun internasional. Rencananya untuk wisatawan khusus akan disediakan Feri. Hanya memerlukan waktu sekitar 4 jam dari Temajuk, Sambas, Kalimantan Barat menuju ke Pulau Karang Aji.

Pulau Karang Aji

Disisi lain, di Pulau Serasannya sendiri terdapat sebuah kerajinan tangan yang sangat khas. Yakni anyaman tikar pandan. Anyaman tikar pandan bisa dijadikan sebagai handcraft bagi pengunjung yang sudah datang di Pulau Serasan. Tidak hanya berupa tikar, ada beberapa jenis anyaman juga dikreasikan dari hasil kreativitas warga setempat. Diantaranya, tas wanita yang terbuat dari anyaman daun pandan, sejadah yang terbuat dari daun pandan, gantungan kunci, hiasan dinding dan sebagainya.

Gantungan kunci dari anyaman daun pandan
Tikar Serasan dari anyaman daun pandan
Dompet dari anyaman daun pandan

Selain iu, warga Serasan juga sangat ramah, mayoritas sari suku melayu. Ditambah lagi dengan dialeg Bahasa daerahnya yang sangat unik. Ada sebutan/istilah yang populer bagi mereka, yaitu Serasan Kampung Kite(Serasan Kampung Kita) dan Urang Kite(Orang kita/kami). Barangkali tertarik untuk belajar bahasa melayu Serasan. Merupakan sebuah pengalaman yang berkesan ketika kita berlibur di sana.

MENUJU KE KARANG AJI

Untuk saat ini ada 2 pilihan untuk sampai di Pulau Karang Aji/Serasan. Pilihan pertama melalui jalur laut Pelabuhan Pontianak menggunakan kapal milik PT.Pelni (Sabuk Nusantara/Bukit Raya). Pilihan kedua juga menggunakan jalur laut dari Pelabuhan Kijang Tanjung Pinang juga menggunaan kapal PT. Pelni.

Dari Tanjung Pinang kapal tersebut juga akan menyinggahi Pelabuhan Selat Lampa(Pulau Bunguran/Ranai). Selanjutnya berlayar menuju Midai dan Serasan/Subi.