Kemenlu Tinjau Kembali Kesiapan UGGp Geopark Natuna

Kementerian Luar Negeri(Kemenlu) RI melakukan kunjungan ke Kabupaten Natuna dalam rangka peninjauan kesiapan Geopark Natuna menuju Unesco Global Geopark, Senin (29 Maret 2021).

Sebagaimana diketahui, Geopark Natuna yang telah berstatus sebagai Geopark Nasional sejak tahun 2018 telah direncanakan untuk diajukan sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp) pada tahun 2019. Adapun alasan pengajuan Geopark Natuna sebagai UGGp dilatarbelakangi oleh alasan yang bersifat ganda dan strategis, yakni untuk mendorong pembangunan berkelanjutan dan memperkokoh international standing dari kedaulatan Indonesia di perairan Natuna.

Pada tahun 2020, Geopark Natuna mengundurkan diri dari kandidat nominasi UGGp karena kendala internal. Untuk itu, Geopark Natuna agar kembali mempersiapkan diri guna mengajukan nominasi sebagai UGGp pada tahun ini. Selanjutnya, diperlukan persiapan nominasi dengan sebaik-baiknya dengan merujuk pada Operational Guidelines UGGp, serta dilakukan peninjauan untuk menilai sejauh mana kesiapan Geopark Natuna untuk diajukan sebagai UGGp.

Sampai di Natuna  tim langsung menuju ke Batu Kasah, Desa Cemaga. Batu Kasah merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Natuna. Terdapat puluhan Batu Granit dan bentangan pantai yang indah. Penamaan Batu Kasah sendiri berasal dari terdapat sebuah batu yang kenal dengan sebutan Batu Asah. Ketua Umum Badan Pengelola Geopark Natuna M. Sanjaya membawa rombongan untuk melihat langsung lokasi Batu Asah tersebut serta beberapa batu lainnya. Camat Bunguran Selatan, Faisal juga menjelaskan potensi geopark yang terdapat di Kecamatan Bunguran Selatan. Selain itu juga dihidangkan jamuan kuliner asli Natuna, Kernas dan kelapa muda murni. Selanjutnya rombongan melakukan peninjauan geosite Pulau Akar, Teluk Depeh, Tanjung Datuk dan Tanjung Senubing. Dalam kesempatan yang sama rombongan juga mengunjungi Pusat Informasi Geologi(PIG) Natuna.

Pukul 19.30 s/d 00.00 WIB dilanjutkan dengan rapat kesiapan BP Geopark Nasional dan Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna yang dilaksanakan di Kantor Bupati Natuna. Sementara itu rapat dipimpin langsung Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti.

Hadir dalam kunjungan kerja ini Prof. Mega Fatimah Rosana (Dekan Fakultas Teknik Geologi, Universitas Padjadjaran), Penny D. Herasati (Direktur Sosial Budaya dan OINB, Kemlu), Gita Loka Murti (Kasubdit Sosial Budaya, Direktorat Sosial Budaya dan OINB, Kemlu), Elvie Indayani (Pejabat Fungsional Diplomat, Kemlu) dan Arief Rachmat Hidayat (Pejabat Fungsional Diplomat, Kemlu), Ketua BP Geopark Natuna (M. Sanjaya),  Kadisparbud Natuna (Hardinansyah), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Boy Wijanarko), Camat Bunguran Selatan (Faisal). (DT)