Boardwalk Desa Setengar Siap Tunggu Pengunjung

Lokasi destinasi mangrove ini berjarak 56km dari Bandar Udara Raden Sadjad. Dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam 15 menit. Destinasi mangrove baru di Kabupaten Natuna ini memiliki jalur pejalan kaki(Boardwalk) sepanjang 600meter.
Destinasi yang dibangun oleh masyarakat desa setengar ini merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat dalam merehabilitisai hutan mangrove.

Selain berfungsi sebagai area hijau dan habitat berbagai jenis fauna, mangrove desa setengar ini juga menjadi lokasi beberapa nelayan lokal mencari nafkah, sumber mata pencaharian yang dihasilkan dari ikan dan kepiting. Juga perlu diketahui bahwa kepiting adalah salah satu hama bagi pertumbuhan pohon mangrove.

So.., para nelayan selain mendapatkan nilai ekonomi dari kepiting juga turut serta dalam membantu mengendalikan ekosistem hutan mangrove. Sebagai informasi buat kalian yang mau berwisata kemari tidak perlu khawatir kehilangan sinyal internet ya, karena koneksi internet di desa setengar ini sudah 4G loh..
Para sobat wisata ada yang tahu tidak istilah mangrove itu berasal dari mana?
Buat kalian yang penasaran.. Admin akan bahas di potingan mangrove selanjutnya ya…(ZN)

Close Menu