Berwisata ke Natuna dengan Menikmati Keindahan Batu Sindu

Batu Sindu merupakan sebuah nama tempat yang berada dipantai timur Kota Ranai. Disana terdapat batu-batuan dengan berbagai bentuk dan ukuran. Apabila dilihat dari puncak menara suar bentuknya adalah berupa hamparan batu yang seperti tersusun harmonis dan sangat indah dipandang mata dari ketinggian. Jika dilihat dari arah laut terlihat beberapa bebatuan raksaya yang bertumpuk-tumpuk serta menyebar dibeberapa arah dan juga terdapat sebuah goa di sela-sela bebatuan tersebut. Keberadaan Batu Sindu juga tak luput dari Legenda yang diceritakan turun temurun.

Potensi
Bentang alam Batu Sindu sangat variatif mulai dari pantainya hingga perbukitan sekitar seratus meter lebih, batu-batuan yang tersebar merupakan bebatuan alam yang keras dan dapat dimanfaatkan sebagai materi campuran bahan bangunan bangunan sehingga bagi masyarakat sekitar batu-batuan alam tersebut diolah atau ketok dan di hancurkan berbentuk pecahan atau bongkahan batu dengan ukuran tertentu untuk dijual kepada toko material dan mendapatkan penghasilan yang cukup lumayan bagi menopang kehidupan mereka sehari-hari. Panorama alam yang indah merupakan potensi utama dari obyek yang dijadikan unggulan pariwisata ini sehingga setiap hari terutama hari libur warga Ranai dan pendatang bahkan wisatawan berdatangan ke lokasi ini. Kebanyakan hanya melihat lihat pemandangan laut dari atas bukit dan duduk-duduk sambil bercengkerama.

Permasalahan
Potensi alam yang indah tersebut belum didukung oleh beberapa fasilitas dasar yang memadai sebagai sebuah lokasi obyek wisata yang mengedepankan aktifitas melihat pemandangan indah. Fasilitas tersebut antara lain: adanya gardu pandang, ketersediaan makan minum atau kuliner, areal parkir ataupun alat dan sarana fotografi.

Stategi Pengembangan Obyek wisata Batu Sindu

Kebijakan
Pengembangan kepariwisatas sangat ditentukan oleh Komitmen Pemerintah Kabupaten Natuna dalam bentuk prioritas dalam perencanaan pembangunan tahun-tahun yang akan datang dengan lebih meningkatkan anggaran untuk pengembangan destinasi wisata dan pemasarannya dan konsolidasi perencanaan pembangunan di sektor pariwisata.

Atraksi
Membuat obyek wisata keindahan alam ini menjadi lebih menarik dengan mengeksplorasi otentisitasnya yang dilihat dari berbagai perspektif, baik pemandangan dari atas dataran tingginya untuk melihat kearah bawah yaitu hamparan bebatuan yang ada di bawah bukit dan lautan yang luas, maupun pemandangan dari arah laut ke atas perbukitan.

Amenitas
Amenitas yang dibutuhkan untuk pengembangan obyek wisata ini adalah dengan membangun sebuah atau beberapa gardu pandang agar keinginan pengunjung untuk menikmati keundahan alam yang lebih luas akan terpenuhi dengan berada diebuah tempat yang nyaman untuk beraktifitas fotografi atau duduk bersantai bersama teman-teman dan keluarga atau bisa juga untuk menyendiri mencari inspirasi. Selain itu fasilitas umum yang dapat dibangun antara lain ketersediaan air bersih, toilet, musholla dan tempat berjualan aneka makanan dan minuman yang dibutuhkan oleh pengunjung obyek wisata. Jika perlu dijual pula makanan khas daerah setempat dan oleh-oleh serta souvenir.

Aksesibilitas
Pembangunan sarana dan prasarana pendukung aksesibilitas seperti jalan menuju ke lokasi obyek wisata perlu dibenahi dan layak agar kendaraan pengunjung dapat mencapai lokasi yang diinginkan.

Aktifitas
Pada sebuah obyek dayatarik wisata harus ada aktifitas yang dilakukan oleh pengunjung yang bukan hanya melihat-lihat dan langsung pergi lagi. Aktifitas wisata yang dapat dilakukan di Bantu Sindu adalah antara lain, kegiatan fotografi pemandangan ala, fotografi modelling maupun pre wedding. Disamping itu juga dapat dilakukan kegiatan trekking dari atas kebawah perbukitan dan menelusuri bebatuan dan goa, aktifitas kayakin atau menaiki sampan kolek khas melayu untung menelusuri pantai disisi perbukitan batu sindu dengan rute dari batu kapal hingga senubing, juga kegiatan duduk santai untuk bercengkrama dan mencari inspirasi lukisan dan tulisan. Dipantai bawah batu sindu juga bisa dilakukan aktifitas berenang di air laut yang jernih berpadu dengan pantai pasir putih yang bersih. Di Lokasi Batu Sindu bisa saja diadakan event seperti lomba fotografi, aktifitas hiking bahkan trekking bagi wisatawan minat khusus.

Pengelolaan
Pengembangan obyek dan atraksi wisata di Batu Sindu perlu sentuhan tangan profesional dalam hal pengelolaannya, pemerintah daerah sebagai fasilitator untuk mempromosikan, menyediakan sarana dan prasarana dasar serta melakukan pembinaan dan kerjasama dengan pihak swasta ataupun masyarakat. Pengelolaan lebih baik diserahkan kepada profesional, tidak bisa hanya dilakukan sepintas atau sambil lalu saja, harus dengan perencanaan dan penganggaran yang matang agar bisa berjalan sukses dan maju sebagai sebuah destinasi wisata unggulan.

Partisipasi
Untuk mencapai keberhasilan sesuai dengan harapan diperlukan peran aktif dari masyarakat yang ada dilingkungan obyek wisata ini untuk menjaga dan melestarikan keberadaan dan vegetasi alam yang terdapat di kawasan wisata Batu Sindu. Peran aktif lain adalah dengan melakukan peningkatan pendapatan anggota masyarakat yang dapat dilakukan seperti berjualan makanan dan minuman bahkan oleh-oleh daan souvenir, penyediaan jasa fotografi, usaha transportasi, maupun sebagai tour guide yang memberikan informasi seputar pariwisata atau legenda di Batu Sindu tersebut.(Mhz)

Close Menu