36 Orang Diver Natuna Sudah Bersertifikasi

Natuna memiliki kekayaan alam bawah laut yang sangat indah. Yang mampu menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun luar negeri. Sehingga perlu adanya Sumber Daya Manusia yang mampu untuk menjadi pemandu wisata bawah laut. Laut memiliki keanekaragaman dan sensasi yang berbeda. Tidak jarang wisatawan ingin menikmati wisata bahari di Pulau Natuna.

Peserta Pelatihan Pemandu Wisata Selam

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Natuna menyelenggarakan Pelatihan Pemandu Wisata Selam. Sasaran utama pesertanya adalah Kelompok Sadar Wisata dan komunitas selam di Natuna. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Pulau Tiga dengan narasumber yang sangat berkompeten dan sudah memiliki pengalaman 20 tahun berkecimpung sebagai penyelam profesional. Terdiri atas 2 orang instruktur dari PSS (Profesional Schuba Schools) dan Global Dive yakni Agus Widayanto dan John Edward Sidjabat lebih akrab dipanggil BJ (Bang Jon).

Instruktur Pelatihan Wisata Selam (Agus dan Bang Jon)
Agus Widayanto mempraktekan teknik pernapasan dengan tabung udara atau cylinder.

Pelatihan dilaksanakan selama 5 hari 4 malam. Teori dilaksanakan pada malam hari, siangnya dilanjutkan dengan praktek penyelaman di sekitar pulau Setai dan Setanau. Materi utama yang diberikan adalah pengenalan alat selam secara detail dan satu per satu, penyebab terjadinya keram di laut atau menghindari bahaya bagi penyelam dan langkah yang harus diambil ketika terjadi insiden.

Latihan Mask Clearing dan Bouyancy ketika menyelam.

Peserta terdiri atas 3 tingkatan yakni, Open Water (pemula), Advanced dan Rescue (penyelamatan). Pada tahap cara penggunaan alat, peserta dari open water didampingi oleh Advanced dan Rescue. Perbedaan antara Open Water dan Advanced adalah tingkat kedalam selam yang sudah pernah dilatih. Dimana untuk open water hanya diajarkan kedalaman maksimal 15 meter, sedangkan untuk Advanced harus dapat menyelam sedalam 30 meter dan mampu mengenal jenis terumbu karang. Selanjutnya Advanced juga dilanjutkan dengan aktivitas Nihgt Dive (menyelam malam). Untuk yang Rescue, mereka harus belajar cara penyelaman yang benar ketika terjadi insden dibawah laut, misalnya tabung udara yang bermasalah, penyelam yang mengalami keram dan sebagainya. Yang perlu diperhatikan kepada penyelam adalah tidak dibenarkan menyelam sendiri atau solo diver. Untuk menghindari kepanikan dan memperoleh bantuan ketika sedang berada dibawah air.

Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan aman.  Semoga ilmu yang diberikan bermanfaat bagi peserta yang ikut dalam pelatihan ini.

Close Menu