"WEBSITE RESMI DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN NATUNA"

4 Event Natuna Terdaftar di Kalender Event Crossborder Kemenpar

Jakarta, 8 Desember 2017 — Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadis Parbud)  Natuna Erson Gempa Afriandi menghadiri acara launching Calendar of Event (CoE/kalender event) Cross-border 2018 di Alila Hotel, Jakarta. Acara dilaksanakan pada hari Jum’at, 8 Desember 2017 dan hadiri langsung oleh Menteri Pariwiata (Menpar) Arief Yahya.

 

 

 

 

4 jenis event Disparbud Natuna yang masuk dalam CoE cross-border: 1. Festival Pulau Senua, 2. Natuna International Kite(festival layang-layang dunia), 3. Fun Touristic Festival dan 4. Natuna Expo.

Tidak hanya mengandalkan wisata alam tetapi juga mengangkat event-event dengan tujuan mencari perhatian wisatawan nusantara(wisnus) maupun wisatawan mancanegara(wisman) untuk datang ke Natuna. Maksudnya, jika wisnus dan wisman tertarik dengan event yang kita promosikan maka mereka siap datang ke Natuna dan juga pastinya mereka ingin menikmati wisata alam, budaya, kuliner dan keunikan -keunikan khas Natuna.

Ada 29 Kepala Dinas kab/kota yang hadir pada peluncuran CeO Cross-border 2018. Pengembangan cross-border tourism sejalan dengan Nawacita 3, yaitu “Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.”

Dalam sambutannya Menpar menyatakan pentingnya pengembangan kawasan perbatasan sangat penting dan pariwisata dapat menjadi yang utama. Negara hadir dalam mempromosikan dan mengembangkan pariwisata di kawasan perbatasan, untuk menarik wisman di perbatasan, khususnya dari Malaysia, Singapore, Timor Leste, dan Papua New Guinea. Dalam menggelar event promosi di perbatasan, yang penting adalah di marketing communication-nya (marcom), sehingga alokasi anggaran untuk suatu event harus minimal 50:50 antara event dan marcom.***